Senin, 01 Juli 2013

Workshop Nasional Interpersonal Communication Teknik Industri UMB 2013



Workshop Nasional
Interpersonal Communication
Teknik Industri UMB
Seni Membangun Sukses Berkomunikasi




Banner Of  Workshop Interpersonal

  (Mercu Buana 24/05/2013), Ikatan Mahasiswa Teknik Industri (IMTI Fakultas Teknik UMB) mengadakan Workshop Interpersonal  2013 dengan tema “ Seni Membangun Sukses Berkomunikasi,Teknik Berkomunikasi Optimal dan sikap percaya diri ”, bertempat di Gedung C-203 UMB Kampus A Meruya Jakarta Barat, 12/6/13. Talk Show Ketahanan Energi ini yang pertama kalinya diadakan IMTI Fakultas Teknik UMB, dihadiri  347 peserta mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Mercu Buana, Masyarakat Umum dan tamu undangan lainnya.


Banner of Workshop Interpersonal Communication

    Acara yang dihadiri oleh Dekan Fakultas Teknik, Dr.Ir. Dana Santoso,M.Eng, Ph.d. Wakil Dekan Fakultas Teknik,
Dr. Ir. Andy Adriansyah,M.Eng. Kepala Program Studi Teknik Industri, Ir. Muhammad Kholi, MT dan Ketua Umum IMTI, Rudini Mulya. para Dosen dan para tamu undangan.  Talk Show Ketahanan Energi secara resmi dibuka oleh Dekan Fakultas Teknik, dengan harapan Talk Show Ketahanan Energi tersebut dapat meningkatkan wawasan Membangun Peran mahasiswa Dalam Ketahanan Energi, Menjadikan pemimpin yang peduli akan krisis energi, Menjadi mahasiswa yang siap memimpin dan tetap mnjaga stabilitas energi Diindonesia.


Pembukaan Workshop Oleh Kaprodi T.Industri

    Sesi pertama mengangkat tema “Membangun Peran mahasiswa Dalam Ketahanan Energi nasional” dengan pembicara Bapak. Fransgerard D.S.sn,Dipl.Music.CH,CHt Beliau menyampaikan beberapa bab pemaparan materi ketahanan mengenai perkembangan Peran mahasiswa Dalam Ketahanan Energi, tata kelola mekanisme Pelaksanaan peran mahasiswa ditingkat kampus maupun masyarakat.

     Sesi kedua mengangkat tema Menjadikan pribadi yang berpengaruh, pola percaya diri, teknik komunikasi optimal, dialog dan merancang sukses berkomunikasi.dengan pembicara Bapak Helianto. Di jelaskan sejak adanya ekspor impor sudah tidak ada lagi produk local, semua produk/jasa adalah internasional. Makan Semua istilah itu hanya melicinkan proses, sehingga kita harus mempersiapkan diri untuk mengahadapi Ketahanan Energi nasional dengan cara memenuhi seluruh kriteria  penerapan dan pengunaan Ketahanan Energi nasional, diantaranya memiliki pemahaman dan kepedulian terhadap krisis energi sesuai dengan undang-undang yang berlaku, memiliki pengalaman, menaati standar ketahanan energi dan mengembangkan energi baru dan terbarukan yang ramah ingkungan.

Suasana Workshop
     Pembicara juga mengajak untuk bersama sama  membenahi diri guna menerapkan pola hidup yang berwawasan ramah lingkungan, Tata Kelola Energi, arah kebijakan Energi dan membantu pemerintah mengembangkan Ketahanan Energi nasional. Kemudian acara dilanjutkan dengan penampilan tari Saman dari UKM Seni Universitas Mercu Buana yang memukau penonton, kemudian seminar ditutup dengan penyerahan cinderamata dari panitia kepada pembicara, diakhiri foto bersama. Selamat dan Sukses untuk Ikatan Mahasiswa Teknik Industri (IMTI Fakultas Teknik UMB).

(@Sumber: MESTI/Rdn/04-K/12/VI/2013)

ULASAN
WorkShop Nasional
Interpersonal Communication

Ikatan Mahasiswa Teknik Industri (IMTI)

Universitas Mercu Buana


Saat Pelatihan Interpersonal Communication

      Menjadi seorang mahasiswa ialah hal yang harus memiliki intelektual, bertanggung jawab dan mempunyai moralitas tinggi. agar kelak nanti di masa mendatang menjadi pemimpin yang memiliki sikap intelektual yang tinggi dan berguna bagi bangsa dan negara.


     Ikatan MahasIkatan Mahasiswa Teknik Industri (IMTI) Universitas Mercu Buana Jakarta merupakan Himpunan Mahasiswa Jurusan tingkat fakultas, telah berhasil mengadakan acara “WorkShop Inerpersonal Communication” dengan tema “Menjadikan pribadi yang berpengaruh, pola percaya diri, teknik komunikasi optimal,dan Sukses dialog”  dengan aman lancar dan sukses.

     Sebagaimana kita ketahui bersama, bahwa Mahasiswa Teknik Industri yang memiliki intelektual, bertanggung jawab dan mempunyai moralitas tinggi. Oleh sebab itu kami selaku Badan Pengurus Harian Ikatan Mahasiswa Industri (BPH IMTI) ingin mengajak para Mahasiswa Teknik Industri untuk bersama-sama menjaga dan selalu melestarikan hubungan antara manusia dengan manusia dan manusia dengan alam, bersama-sama turut serta dalam menjaga ketahanan energi demi kelestariaan alam di masa depan.


Pemberian Cindramata Pembicara

   Sikap kepemimpinan yang peduli akan lingkunganlah yang sangat di butuhkan di dunia saat ini karena bila dia sudah peduli akan lingkungannya sudah pasti ia akan peduli dengan para karyawan, atasan, keluarga, bangsa, dan negara, dan sikap kepemimpina tersebut sudah tentu dapat memperdulikan mengenai ketahanan energi dan apalagi di bidang manufakturing yang memang notabenenya mahasiswa Teknik Industri memang peran dan pengaruhnya memang sesuai dengan dunia manufakturing sesuai di teori-teori materi perkuliahan.
        
      Serangkaian proses dalam kegiatan inilah yang bisa membentuk sikap seorang calon-calon pemimpin yang kami selaku BPH IMTI inginkan fungsi dan perannya, yang tak lain adalah mengatur. Setidaknya dalam ranah ideologis memang demikian, namun akan memperoleh perluasan jika dibenturkan dalam ranah praktis.




    Seperti kita ketahui bumi kita ini sedang mengalami krisis enrgi yang sangat serius dan dalam ranah perindustrian dan manufacturing memang sangat banyak mempergunakan energi dan bagaimana caranya dan siapakah yang dapat merubah dan membuat perubahan ke arah yang lebih baik dan melalukan inovasi-inovasi yang berpengaruh dan dapat sedikit mereduksi krisis energi yang sedang terjadi saat ini.

     Peran para Mahasiswa saat ini lah yang akan memiliki tongkat estafet yang akan di teruskan olehnya lalu apakaah para Mahasiswa sudah mengetahui peran mereka tersebut, ataukah mereka akan tetap menjadi para pemimpin-pemimpin perusahaan atau negara yang akan tetap menjadi perusak dan penghancur bagi ketahanan energi di masa depannya.




    Lalu di era globalisasi seperti ini banyak mahasiswa yang sesungguhnya lupa akan peran sesunggguhnya dan peran nyata mereka sebagai mahasiswa sebagai pemegang tongkat estafet kelanjutan pergarakan bangsa negara dan perusahaan mereka dan sebagai pengendali dalam kebijakan-kebijakan yang akan di buat mengenai penggunaan dan pemberdayaan energi.





   Ternyata sesungguhnya di sana lah peran mahasiswa yang nantinya sebagai pemimpin negara, perusaahan dan bagi dirinya sendiri mereka yang akan memiliki peran dalam kebijakan pemakaian energi dan pemanfaatannya dalam bidang manufakturing. Masih sangat banyak energi-energi yang masi bisa di manfaatkan dan di pergunakan oleh para manufaktur dan oleh negara ini karena energi fosil yang kita ketahui bersama tidak dapat di perbaharui kembali dan tidak sedikit peneliti-peneliti yang meramalkan dalam beberapa tahun kedepan energi fosil yang saat ini kita sangat ketergantungan olehnya akan habis dan kita harus ssegera memanfaat kan berbagai energi – energi alternatif lain seperti  Air, Matahari, Angin, Biogas, Baterai,Biomassa, Panas Bumi, Gelombang Air laut, Energi Ethanol, Gas Alam, Energi Propana, Energi Biodiesel, Energi Methanol, Energi Piezoelektrik. 

(Sumber : @MESTI/Rdn/04-K/12/VI/2013).
Sumber: MESTI/Rdn/021/06/II/2013
@Rudini Mulya_IE 2010

Lapiran Foto-Foto







Tidak ada komentar:

Posting Komentar